Kuhitung satu sampai sepuluh, lalu liatlah ini duniamu yang bisu
Satu dua jalang datang menyapa
Berlalu lalang di jembatan penyebrangan
Malang terlihat nyalang dari lampu kota
Tiga empat pengemis kena damprat
Meringkik karena lambung tercekik
Si besar hati esok mati
Lima enam malam terlalu kelam
Penyair tergugu di lantai berair
Nyanyian bangau masih sengau
Tujuh delapan hati bangkit dari mati
Dingin membawa ingin bermain
Berlarian ke ujung dunia sekalian
Sembilan sepuluh pergi sang sepuh
Yang tersayang telah melayang
Rasa mengikis sudah ingin habis
Ini duniamu yang bisu
Comments
Post a Comment